"Hari ini pastilah hari yang bahagia buat kamu. Aku ikut bahagia. Karena
dari tempatku berada, aku yakin aku bisa melihatmu. Melihat engkau tersenyum
walaupun aku tak bisa menyentuhmu lagi.
Maafkan aku karena aku meninggalkanmu Milli. Tapi sebenarnya aku tak pernah
benar-benar melakukannya. Aku pergi bukan untuk meninggalkanmu, tapi justru
menjadi abadi bersamamu.
Aku bukan penulis. Aku hanya ingin mengutip salah satu dari tulisanmu di
novel pertamamu. Dimana sang tokoh selalu merasa melewati jalan asing. Mencari,
entah apa. Berlari, entah untuk apa.
Ratusan persimpangan dilewati, lalu di abaikan hingga kerinduan menjelma
menjadi bayangan sepanjang perjalanan. Akulah tokoh itu dan kerinduanku akan
menjadi bayanganku. Kerinduan pada suatu hari milik kita pada satu persimpangan
dimana kita pertama kali bertemu." -Nathan
No comments:
Post a Comment